Jumat, 11 Maret 2022

Sejarah Pramuka Dunia Dan Indonesia

 

                        SEJARAH PRAMUKA

                   DUNIA DAN INDONESIA




      Awal Organisasi Pramuka di Indonesia ditandai dengan munculnya cabang milik Belanda dengan nama Nederlandesche Padvinders Organisatie (NPO) pada 1912 yang kemudian berubah nama menjadi Nederlands Indische Padvinders Vereniging (NIVP) pada 1916, di tahun yang sma Mangkunegara VII membentuk Organisasi Kepanduan pertama Indonesia dengan nama Javaansche Padvinder Organisatie (JPO). Lahirnya JPO memicu gerakan nasional lainnya untuk membuat organisasi sejenis pada saat itu diantaranya Hizbul Wahton (HM) pada 1918, JJP (Jong Java Padvinderij) pada 1923, Nationale Padvinders (NP), Nationaal Indonesische Padvinderij (NATIPIJ), Pandoe Pemoeda Sumatra (PPS) dan dan penyatuan organisasi pandu diawali dengan lahirnya INPO (Indonesische Padvinderij Organisatie) pada 1926 sebagai peleburan dua organisasi kepanduan, Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).


     Melihat semakin banyaknya organisasi pramuka milik Indonesia, Belanda melarang organisasi kepramukaan di luar milik Belanda mengguakan istilah Padvinder. Oleh karena itu K.H Agus Salim memperkenalkan istilah “Pandu” atau “Kepanduan” untuk organisasi Kepramukaan milik Indonesia. Pada 23 Mei 1928 muncul PAPI (Persaudaraan Antar Pandu Indonesia) yang anggotanya terdiri dari INPO, SIAP, NATIPIJ, PPS. Setelah kemerdekaan lahirlah kepanduan yang bersifat nasional yaitu Pandu Rakyat Indonesia pada 28 Desember 1945. Dalam perjalanan sejarahnya organisasi kepanduan yang jumlahnya ratusan dibagi menjadi beberapa federasi, menyadari adanya kelemahan dari beberapa federasi tersebut maka dibentuklah PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia), namun juga terkendala karena kurangnya kekompakan antara anggota yang tergabung didalamnya.


     Pada 1960 pemerintah dan MPRS berupaya untuk membenahi organisasi kepramukaan di Indonesia, sebagai tindak lanjut upaya tersebut pada 9 Maret 1961 Preseiden Soekarno mngumpulkan tokoh-tokoh dari gerakan kepramukaan indonesia, presiden mengatakan bahwa organisasi kepanduan yang ada harus diperbaharui, aktivitas pendidikan haruslah diganti dan seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu dengah nama Pramuka. Dalam kesempatan ini juga Presiden membentuk panitia pembentukan gerakan Pramuka yang tediri dari Sultan Hamengkubuwono XI, Prof. Prijono. Dr. A. Aziz Saleh serta Achmadi. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan Hari Tunas Gerakan Pramuka.

    


      Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Sri      Sultan Hamengkubuwono IX menerima panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno pada 14 Agustus 1961.

Buah hasil kerja panitia tersebut yaitu dikeluarkannya lampiran keputusan Presiden nomor 238 tahun 1961 pada 20 Mei 1961 tentang gerakan Pramuka, maka peristiwa ini disebut sebagai Hari permulaan Tahun kerja. Pada 30 Juli 1961 bertempat di Istora Senayan, seluruh tokoh–tokoh kepanduan indonesia menyatakan menggabungkan diri dengan orgnaisasi gerakan Pramuka, dan hari bersejarah ini disebut sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka. Pada 14 Agustus 1961 dilakukan MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) yang diketuai oleh Preiden Soekarno, wakil ketua I Sultan Hamengkubuwono XI dan wakil ketua II Brigjen TNI Dr. A. Azis Saleh. Ditandai dengan penyerahan panji-panji pramuka oleh Presiden Soekarno kepada tokoh-tokoh pramuka dihadiri oleh ribuan anggota pramuka unuk memperkenalkan gerakan Pramuka kepada Masyarakat, maka peristiwa ini dikenal sebagai hari lahir Pramuka yang sampai saat ini masih diperingati.


#sejarahpramuka


Refrensi :

https://museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id/sejarah-pramuka-di-indonesia/amp/

Selasa, 08 Maret 2022

Isi Trya Satya dan Dasa Dharma Ser Penjelasannya

  Secara Bahasa ,Tr isatya berasal dari 2 (dua) kata , Yaitu yang berarti 3 dan “satya” yang berarti janji trisatya yaitu 3 janji. Sederhananya ,Tri satya adalah 3 (tiga) janji yang mendasari gerakan pramuka yang mendasari gerakan pramuka .

 Adapun isi dari trisatya adalah :

 


Tri Satya :

Demi kehormatanku , aku berjanji akan

bersungguh –sungguh :

1.    Menjalankan kewajibanku terhadap tuhan , Negara kesatuan

 republic Indonesia dan mengamalkan pancasila

2.    Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat

3.    Menepati Dasa Darma


 

PENJELASANNYA ISI TRI SATYA PRAMUKA :

          Point ke -3 dari trisatya menekan pentingnya menepati 10 point penting dasar darma pramuka yang wajib dihafal ,dipahami,dan dijadikan,podoman hidup yaitu:

1.    Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2.    Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia .

3.    Patriot yang sopan dan kesatria.

4.    Patuh dan suka bermusyawarah .

5.    Rela menolong dan tabah.

6.    Rajin ,Terampil,dan Gembira.

7.    Hemat Cermat dan Bersahaja.

8.    Disiplin berani dan satria .

9.    Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.

10. Suci dalam pikiran ,perkataan,dan perbuatan.

 

Ada 10  point penting isi dasa darma yang wajib di hafal ,dipahami,dan dijadikan pedoman hidup, yaitu :

1.     Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ,isi dasar darma yang pertama adalah takwa kepada Tuhan yang maha esa .isi dasar darma yang pertama setiap anggota pramuka dan menjujung tinggi harkat dan martabatnya sebagai makhluk tuhan. Selain itu,seorang anggota pramuka juga di tuntun untuk memiliki sikap toleransi tinggi dengan agama oranglain.

 

2.     Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia . makanya adalah memiliki sifat antara kasih tidak nanyak di tunjukkan kepada manusia tetapi tetapi juga pada makhluk lain.

 

3.     Patriot yang sopan dan kesatria. setiap anggota pramuka harus memiliki sifat sopan dan kesatria dengan kata lain seorang anggota pramuka wajib memiliki sifat sautuh saat menjalani kehidupan sehari –hari

 

4.     Patuh dan suka  bermusyawarah. seorang anggota pramuka harus siap dalam menghadapi perintah dan tidak boleh menolak nnya

 

5.     Rela menolong dan tabah ,seorang anggota pramuka juga harus rela menolong kepada sesama tanpa membeda-bedakan ras,suku atau golongan .

 

6.     Rajin ,terampil dan gembira . setiap anggota harus memiliki sikap yang rajin dalam menjalankan tugas tertentu.

 

7.     Hemat ,cermat dan bersahaja, anggota pramuka haarus senantiasa menjadi pedoman setiap anggota  pramuka saat menjalankan tugas

 

8.     Disiplin berani dan setia, setiap anggota pramuka harus memiliki sikap diisplin dan berani dan setia ,dan juga harus menghadapi segala tantangan dan setia menjujung tinggi ke pehamanannya

 

9.     Bertanggung jawab dan dapat dipercaya anggota pramuka harus senantias berani bertanggung jawab atas segala perbuatan dan perilakunya.

 

10.  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan ,setiap tingkah laku mereka diharapkan bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat sehingga anggota pramuka dapat mengandalikan pikiran perkataan ,berbuatan nya masing-masing

 #salam Pramuka 

Referensi :

https://www.merdeka.com/jateng/isi-tri-satya-dan-dasa-darma-pramuka-lengkap-beserta-penjelasannya-kln.html

Kamis, 04 Februari 2021

Macam-macam kitab suci yang wajib diketahui

6 agama serta kitab suci tempat ibadah serta hari besar yang wajib kita ketahui.

Selengkapnya.


 Kitab suci agama Islam adalah Al-Quran, Kitab suci agama Kristen adalah Al-Kitab, Kitab Suci agama Katolik adalah Al-Kitab, Kitab Suci agama Hindu adalah Weda, Kitab Suci agama Budha adalah Tripitaka, Kitab Suci agama Konghuchu adalah Shishu Wujing.


AGAMA ISLAM

  • Nama kitab suci                    = Al-Qur’an
  • Nama tempat ibadah            = Masjid
  • Nama hari raya keagamaan = Idhul Fitri, Idhul Adha, Tahun Baru Hijriyah, Isra Mi'Raj.
  • Nama upacara keagamaan  = Jum’atan, Puasa Ramadhan, Maulid Nabi Muhammad ﷺ

_________________________

AGAMA KRISTEN

  • Nama kitab suci                    = Al-Kitab
  • Nama tempat ibadah            = Gereja, Kapel
  • Nama hari raya keagamaan = Natal, Paskah, Pantekosta, Hari Jumat Agung, Kenaikan Isa Almasih, Wafat Isa Almasih.
  • Nama upacara keagamaan  = Upacara Paskah, Natal, Angkat Sidi

 _________________________

AGAMA KATOLIK

  • Nama kitab suci                    = Al-Kitab
  • Nama tempat ibadah            = Katedral, Gereja.
  • Nama hari raya keagamaan = Natal, Paskah, Pantekosta
  • Nama upacara keagamaan  = Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci

 _________________________

AGAMA HINDU

  • Nama kitab suci                    = Weda
  • Nama tempat ibadah            = Pura
  • Nama hari raya keagamaan = Nyepi, Saraswati, Galungan, Kuningan, Pagerwesi, Saraswati
  • Nama upacara keagamaan  = Upacara Ngaben, Potong Gigi, Tingkeban, Sedekah Bumi

 _________________________

AGAMA BUDHA

  • Nama kitab suci                    = Tripitaka
  • Nama tempat ibadah            = Vihara
  • Nama hari raya keagamaan = Waisak, Asadha, Kathina, Maghapuja, Ulambana
  • Nama upacara keagamaan  = Waisak

 _________________________

AGAMA KONGHUCHU

  • Nama kitab suci                    = Shishu Wujing
  • Nama tempat ibadah            = Klenteng/Litang
  • Nama hari raya keagamaan = Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh, Cheng Beng, Peh Cun.
  • Nama upacara keagamaan  = Cap Go meh, Cheng Beng, Membagikan Angpau

Rabu, 03 Februari 2021

5 novel yang harus di baca oleh mahasiswa

 Berikut ini 5 novel yang harus di baca oleh mahasiswa .

Selengkap nya .

Saman dan Larung Karya Ayu Utami

Sumber: www.ayuutami.info

Terbit tahun 1998, Saman merupakan karya debut Ayu Utami. Novel yang mendapatkan penghargaan Novel Terbaik Dewan Kesenian Jakarta 1998 ini mengisahkan empat perempuan yang bersahabat sejak kecil yang membantu pelarian Saman, seorang bekas pastor Katolik yang menjadi aktivis, dari aparat rezim saat itu. Kisah ini berlanjut dalam novel selanjutnya, Larung, yang menceritakan kehidupan Saman di New York serta usahanya dengan para perempuan untuk menyelamatkan tiga mahasiswa yang akan ditangkap oleh rezim militer.

Tak hanya berlatar pergerakan mahasiswa, novel ini mengusung tema seksualitas dari perspektif perempuan yang saat itu masih terbilang tabu.

2. Notasi Karya Morra Quatro

Sumber: tokopedia.com

Berlatar tahun 1998, novel karya Morra Quatro ini menghadirkan kisah cinta mahasiswa teknik elektro dan mahasiswi kedokteran gigi UGM melalui karakter Nino dan Naila. Bukan kisah cinta biasa, novel yang terbit pada 2013 ini kasig banyak gambaran tentang permusuhan dua kubu BEM fakultas, bagaimana perjuangan mahasiswa menggulingkan Orde Baru, hingga menjabarkan nasib mahasiswa yang menghilang pasca tragedi Mei 98.

3. 1998 Karya Ratna Indraswari Ibrahim

Sumber: id.carousell.com

Tampaknya tahun 1998 ini memang jadi momentum sejarah perubahan republik Indonesia sehingga banyak novel tentang reformasi yang menarik untuk dibaca. Novel yang ditulis oleh Ratna Indraswari Ibrahim bercerita tentang Putri, anak Walikota Malang, yang bisa dibilang anti politik. Namun, setelah kuliah di Universitas Brawijaya, Malang, ia tak lagi bisa menghindar dari arus demonstrasi mahasiswa di kampusnya. Apalagi, penggerak demonstrasi itu adalah teman-teman satu angkatannya.

Baca Juga: 7 Novel Tentang G30S/PKI yang Wajib Kamu Baca

4. Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori

Sumber: blog.tempo.co

Kehidupan mahasiswa memang tidak bisa lepas dari semangat perjuangan dan idealisme. Hal itu tergambar dari persahabatan antara Laut, Alex, Sunu, Daniel, Julius, Gusti, Bram, dan Kinan, serta aktivis-aktivis lainnya, yang kerap membahas buku-buku terlarang seperti buku karya Pramoedya Ananta Toer. Pada bulan Maret 1998 sebagian dari mereka hilang tanpa jejak.

5. Beranda Kenangan Karya Putu Felisia

novel Beranda Kenangan di Cabaca

Novel ini hanya sekilas memberi gambaran soal pergerakan mahasiswa, terutama pada saat Kun ikut berdemonstrasi pada tahun 1998.

18 buku yang wajib dibaca mahasiswa

 Berikut ini 18 buku yang wajib kita baca untuk menambah wawasan para mahasiswa.

Selengkapnya

POSTER

 Poster adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar atau kecil. Pengaplikasiannya dengan ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin. Karena itu poster biasanya dibuat dengan warna-warna kontras dan kuat.

Poster bisa menjadi sarana iklanpendidikanpropagandasosialisasi dan dekorasi. Selain itu bisa pula berupa salinan karya seni terkenal. Cat poster biasa juga disebut cat plakat karena meniliki sifat yang pekat, sifatnya datar cocok untuk menggambar dekoratif.



Rabu, 13 Januari 2021

NASKAH

 

 NASKAH

Naskah  adalah sebuah naskah cerita yang menguraikan urut-urutan adegan, tempat, keadaan, dan dialog, yang disusun dalam konteks struktur dramatik untuk menjadi acuan dalam proses produksi.

Selain sebagai bahan acuan dalam proses produksi, naskah skenario film juga berfungsi sebagai Bahan dasar untuk menyatukan persepsi antara produser dan para kru film tentang film yang akan diproduksi. Sehingga dapat meminimalkan perbedaan penafsiran dan menjadi dasar perencanaan yang jelas.

Naskah Menurut Para Ahli :

  1. Menurut Imam Suryono

Drama suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani), sedangkan dramatik ialah jenis karangan yang dipertunjukkan dalam suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan. Sandiwara ialah sebutan lain dari drama dimana sandi ialah rahasia dan wara ialah pelajar. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon.


  1. Menurut KBBI

Naskah ialah karangan yang masih ditulis dengan tangan yang belum diterbitkan.


  1. Menurut Molton

Drama Hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action).


  1. Menurut Ferdinand Brunetierre

Drama haruslah melahirkan kehendak dengan action, menurut Baltazhar Vallhagen drama adalah kesenian melukisakan sifat dan sikap manusia dengan gerak.

    5. Menurut Sendarasik

    Naskah drama merupakan bahan dasar sebuah pementasan dan belum sempurna bentuknya apabila belum dipentaskan, naskah drama juga sebagai ungkapan pernyataan penulis (play wright) yang berisi nilai-nilai pengalaman umum juga merupakan ide dasar bagi actor.

  1. Menurut Wikipedia

Suatu naskah menuskrip (bahasa latin manuscript:manu scriptus ditulis tangan), secara khusus ialah dokumen tertulis yang ditulis tangan dibedakan dari dokumen cetakan atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata “naskah” diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.


  1. Menurut Onions Dalam Venny Indria Ekowati “2003”

Naskah dapat dianggap sebagai padanan kata manuskrip.


  1. Menurut KBBI Edisi III, 2005

Naskah yaitu:

  • Karangan yang masih ditulis dengan tangan.
  • Karangan seseorang yang belum diterbitkan.
  • Bahan-bahan berita yang siap untuk diset.
  • Dan rancangan.

  1. Menurut Dalam KBBI Edisi II, 1954 Naskah yaitu:

  • Karangan yang masih ditulis dengan tangan.
  • Karangan seseorang sebagai karya asli.
  • Bahan-bahan berita yang siap diset.

  1. Menurut Library And Information Science

Suatu naskah ialah semua barang tulisan tangan yang ada pada koleksi perpustakan atau arsip; misalnya, surat-surat atau buku harian milik seseorang yang ada pada koleksi perpustakaan.


Jenis-Jenis Naskah

    Naskah juga ada banyak jenisnya, Pamusuk Eneste dalam “Buku Pintar Penyuntingan Naskah” menyebutkan ada 6 jenis naskah yang dikenal di dunia penerbitan. Nah untuk lebih jelasnya simak berikut ini.


  • Naskah Spontan

Ini ialah naskah yang dikirimkan penulis kepada penerbit untuk kemudian penerbit mempertimbangkan terbit/tidaknya. Misalnya, kamu punya naska novel sastra yang kamu tulis sendiri, kemudian kamu mengirimkannya ke penerbit, inialah naskah spontan.

  • Naskah Pesanan

Yah, namanya juga pesanan jadi sederhananya ini ialah naskah yang “dipesan” oleh peneribit, suatu ketika, buku tentang Tes CPNS tengah laris dipasaran, maka penerbit bisa saja memesan naskah buku Tes CPNS kepada penulis.

    - Naskah Yang Dicari Editor

Dalam hal ini, editor yang bergerilya mencari naskah untuk diterbitkan, naskah ketiga ini mulai marak di Indonesia beberapa tahun terakhir, para penerbit mengutus editornya untuk mencari naskah di luar. Mungkin ada penulis yang cerpernnya sering dimuat di koran dan sebuah penerbit tertarik untuk menerbitkannya dalam sebuah kumcer.


  • Naskah Terjemah

Yakni naskah yang diterjemahkan dari bahasa asing untuk kemudian diterbitkan dalam bahasa Ibu, untuk naskah terjemahan, yang dicari penerbit ialah penerjemah untuk menerjemahkan suatu naskah asing ke dalam bahasa Indonesia.


  • Naskah Sayembara

Yakni naskah yang penceriannya dilakukan lewat sayembara atau lomba menulis, biasanya peneribit membikin lomba menulis dengan tema tertentu untuk kemudian ditertibkan karya-karya pemenangnya.


  • Naskah Kerja Sama

Ialah naskah yang ditertibkan atas kerja sama pihak peneribit dengan suatu lembaga/badan/instansi tertentu, dalam hal ini sebuah instansi yang menyodorkan naskah kepada penerbit untuk kemudian diterbitkan.


Tata Cara Penulisan Naskah

Naskah drama bisa kita tulis dari berbagai macam ide dan peristiwa.Selain itu juga kita bisa menulis drama berdasarkan kejadian-kejadian di kehidupan nyata kita.Melalui peristiwa-peristiwa nyata dalam kehidupan kita ini, maka kita dapat mengambilnya sebagai ide untuk dikembangkan dalam sebuah teks drama.Mengingat peristiwa dalam kehidupan pastilah ada konflik antarmanusia yang dapat dikembangkan menjadi sebuah bentuk teks drama.


Berikut ada beberapa langkah dasar untuk menulis naskah. Ada 4 langkah awal, yaitu:

  1. Menentukan TEMA
  2. Menetapkan PREMIS
  3. Menyusun PLOT/KERANGKA ADEGAN
  4. Menulis SINOPSIS

TEMA, adalah hal yang paling dasar sebelum kita memulai proses menulis, dimana kita menentukan pikiran dasar atau Pokok pikiran. Tema biasanya hanya terdiri dari satu sampai dua kata saja. Misal: Pendidikan, Kemiskinan, Perlawanan, Kenakalan Remaja dan lain-lain.

PREMIS, sebuah kalimat yang mengambarkan secara umum tentang cerita yang akan disampaikan, tapi lebih spesifik dibanding TEMA, Misal: Seorang pemuda yang mencari ibunya yang meninggalkannya di panti asuhan. Nah ini yang kemudian menjadi semacam panduan Utama dalam menulis naskah.

SINOPSIS. 

Sinopsis adalah gambaran cerita secara keseluruhan yang ditulis dengan menggunakan  bahasa yang menarik, lugas dan tidak bertele-tele. Selain sebagai panduan penulis, Sinopsi juga digunakan sebagai penghantar cerita kepada pihak-pihak yang membutuhkan gambaran umum cerita, bisa produser, sponsor ataupun kurator.

Bagian-Bagian Naskah

Berikut ini terdapat beberapa bagian-bagian naskah, terdiri atas:


  1. Dialog dari tokoh-tokoh
  2. Catatan (anotasi) pengadeganan atau tindakan tokoh-tokoh/ Stage direction
  3. Deskripsi Tokoh
  4. Deskripsi Tempat dan Waktu
  5. Pembagian Babak dan Adegan






KITAB SUCI

 

Pengertian Kitab-kitab Allah

Kitab Allah adalah sebuah kumpulan firman – firman Allah yang di wahyukan oleh Allah kepada para Nabi dan Rasul. Sebagai umat islam kita diwajibkan untuk meyakini dan mempercayai kitab-kitab allah karena menjadi salah satu rukun iman. Ada pun jumlah kitab suci yang sudah diturunkan sebanyak 114 kitab suci.

Kemudian Kitab Allah zaman dahulu dibuat menjadi dua jenis, yaitu bisa berupa shuhuf dan mushaf. Kata shuhuf terdapat pada surah al A’laa. Ke 2 istilah tesebut berasal dari kalimat yang sama yaitu, shafifa yang artinya sepenggal kalimat yang ditulis dalam media kulit, kertas dan media lainnya. Sementara mushaf yakni kumpulan dari shuhuf yang di rangkum menjadi satu.

Terdapat persamaan dan juga perbedaan antara kitab dan suhuf yakni :

  • Persamaan : Kitab dan suhuf sama-sama berasal dari wahyu dari Allah.
  • Perbedaan : Isi kitabnya lebih lengkap dibanding isi suhuf, kitab dibukukan sementara suhuf tidak dibukukan.

Allah berfirman bahwa orang islam / mukmin mesti meyakini adanya beberpa kitab-kitab suci yang turun sebelum kitab sucin Al Qur’an seperti disebutkan dalam firman Allah. Swt :

Terjemahannya : “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya”. (QS An Nisa : 136)

Selain kitab suci, Allah.SWT  juga menurunkan suhuf berupa lembaran yang telah diturunkan kepada para nabi seperti Nabi  nabi Musa A,S. dan Nabi Ibrahim. A.S

Kitab-kitab Allah tentunya memiliki fungsi untuk menuntun manusia dalam meyakini Allah SWT dan apa-apa yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi dan rasul-rasul-Nya.

Kitab – Kitab Allah

Allah SWT telah menurunkan Beberapa kita suci diantaranya yakni kitab suci Taurat, Kitab Suci zabur, Kitab Suci Inzil Dan sebagai penyempurna Allah Swt Menurunkan Kita Suci AL- QUR’AN. Di bawah ini adalah penjelasan mengenai kitab-kitab tersebut.

1. Kitab Suci Taurat

 

Kitab ini diturunkan kepada Nabi Musa as sebagai pedoman dan petunjuk bagi Bani Israel. Allah.Swt Berfirman :

“Artinya : Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku” (QS. Al-Isra’ [17]: 2)

Terdapat isi kandungan kitab Taurat meliputi hal-hal seperti berikut :

  1. Kewajiban meyakini keesaan Allah.SWT
  2. Pelarangan menyebut-nyebut nama Allah.SWT dengan sia-sia
  3. Pelarangan menyembah berhala atau Patung
  4. Supaya mensucikan hari yakni hari sabtu (sabat)
  5. Menghormati ke2 orang tua
  6. Larangan membunuh sesama manusia tanpa alasan yang dibenarkan
  7. Melarang berbuat zina
  8. Melarang mencuri
  9. Melarang menjadi saksi palsu
  10. Melarang mengambil hak orang.

2. Kitab Zabur

Kitab Suci Zabur ini diturunkan kepada Nabi Daud. A.S agar menjadi pedoman atau petunjuk bagi umatnya. Allah Swt Berfirman :

Terjemahannya: “Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. Al-Isra’ [17]: 55)

Kitab Suci Zabur ini berisi kumpulan nyanyian dan pujian-pujian kepada Allah atas segala nikmat yang telah dikaruniakan-Nya. Selain itu berisi Doa, Nasihat, Dzikir serta kata-kata hikmah. Bagi orang-orang non muslim yakni Yahudi dan Nasrani, Kitab Suci Zabur sekarang ada pada Perjanjian Lama yang terdiri atas 150 pasal.

3. Kitab Injil

Kitab Suci Injil diturunkan kepada Nabi Isa. A.S agar menjadi petunjuk dan tuntunan bagi Bani Israel. firman allah. SWT :

 

Kitab Suci Injil memuat ajaran pokok, antara lain yakni :

  • Terdapat perintah agar kembali kepada tauhid yang murni
  • Ajaran yang menyempurnakan kitab Taurat
  • Terdapat Ajaran agar hidup sederhana dan menjauhi sifat tamak.
  • Penjelasan atau Pembenaran terhadap kitab-kitab yang turun sebelumnya

4. Kitab al-Qur’an

Kitab al-Qur’an sebagai kita penyempurna yakni yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S.a.w sebagai petunjuk dan pedoman bagi seluruh umat manusia, bukan hanya bangsa Arab. Sebagaimana firman Allah

Artinya: “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar Dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.” (QS. Al-Furqan [25]: 1)

Isi al-Qur’an meliputi hal-hal berikut:

  • Terdapat pembahasan mengenai prinsip-prinsip akidah (keimanan)
  • Terdapat pembahasan yang mengangkat prinsip-prinsip ibadah
  • Terdapat pembahasan yang berkenaan dengan prinsip-prinsip syariat

Kedudukan Kitab Suci al-Qur’an antara lain:

  • Wahyu Allah swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw
  • Mukjizat Nabi Muhammad saw
  • Menjadi  pedoman hidup manusia agar tercapai kebahagiaan di dunia dan akhirat
  • Menjadi sumber dari segala sumber hukum Islam

Fungsi Iman kepada Kitab-kitab Allah

  • Agar meningkatkan kualitas kehidupan pribadi
  • Agar manusia membangun kehidupan bermasyarakat
  • Agar manusia menjalin kerukunan dalam hidup berbangsa dan bernegara

Hikmah Iman kepada Kitab-kitab Allah

  • Meningkatkan rasa keimanan kepada Allah yang telah mengutus para rasul-rosulnya untuk menyampaikan risalahnya.
  • Kehidupan manuisa menjadi tertata karena adanya hukum yang bersumber pada kitab suci
  • Semangat dalam beribadah atau menjalankan kewajiban-kewajiban agama.
  • Dapat menumbuhkan sikap optimis karena telah dikaruniai pedoman hidup dari Allah untuk meraih kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat
  • Ketakwaannya terjaga dengan selalu menjalankan perintah-perinta Allah.Swt serta menjauhi semua larangan-Nya

Penerapan Iman terhadap Kitab-kitab Suci

1. Banyak cara untuk beriman terhadap kita-kitab suci Allah, cara tersebut diantaranya :

  • Yakin Dan Percaya kebenaran yang terkandung dalam kitab-kitab Allah.Swt
  • Yakin dan percaya bahwa kitab-kitab itu benar-benar wahyu Allah.Swt bukan karangan dari para Nabi dan Rasul

2. Beriman kepada al-Qur’an. Caranya seperti berikut :

  • Yakin dan percaya bahwa al-Qur’an benar-benar wahyu Allah, bukan karangan dari Nabi Muhammad S.a.w
  • Yakin dan percaya bahwa isi yang terkandung dalam al-Qur’an dijamin kebenarannya.
  • Harus mempelajari, memahami, dan menghayati isi kandungan al-Qur’an
  • Dan mengamalkan ajaran Kitab Suci al-Qur’an dalam kehidupan.

Kecakapan Pramuka

  Tanda kecakapan umum dan kecakapan khusus bagi anggota pramuka ntuk mendapatkan tanda kecakapan, peserta didik diwajibkan mengikuti aturan...